CIREBON – Seorang pemilik agen BRIlink inisial MT dari Desa Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, diduga menjadi korban perampokan.
Informasi yang diterima, korban kehilangan uang senilai Rp850 juta yang baru ditarik dari Bank BRI Kacab Jatibarang Indramayu
Uang tersebut raib dari dalam mobil saat korban sedang membeli air mineral di sebuah toko yang ada di Blok Karang Gaga, Desa Guwa Kidul Kabupaten Cirebon.
Uun (45 tahun), seorang warga yang melihat detik-detik menegangkan sebelum uang ratusan juta tersebut dilaporkan raib dari dalam mobil.
Awalnya berjalan seperti biasa. Sekitar pukul 10.00 WIB, Uun sedang berkumpul bersama sejumlah ibu-ibu dan anak-anak di depan rumah.
Pandangannya kemudian tertuju pada mobil milik korban yang datang dan menepi di sebuah warung untuk membeli galon air minum.
Namun, yang tidak disadari oleh banyak orang saat itu adalah hadirnya sebuah sepeda motor yang membuntuti mobil korban dari belakang.
“Begitu mobil korban berhenti, motor misterius itu ikut menepi di titik yang agak tersembunyi, tepat di pojok dekat tiang listrik,” jelas Uun.
Uun menceritakan bahwa salah seorang pria yang dibonceng langsung turun dari motor. Tanpa basa-basi dan tanpa menanyakan alamat apa pun, pria tersebut berjalan mendekat dan melongokkan kepalanya ke arah target.
Seolah telah membaca situasi dan memastikan kondisi aman, pria itu kembali melompat ke atas motor, dan sang pengemudi langsung menarik tuas gas dalam-dalam untuk pergi dari lokasi.
“Pada saat kejadian, gerak-gerik lambat dan tenang dari kedua pria itu sama sekali tidak memicu kecurigaan warga,” katanya.
Ketenangan warga seketika pecah beberapa saat kemudian. Suasana berubah drastis menjadi mencekam saat korban keluar dari warung dan menyadari kantong berisi uang Rp 850 juta di dalam mobilnya telah lenyap. Korban berlari tunggang-langgang ke tengah jalan sambil berteriak histeris meminta pertolongan.
“Yang punya duitnya lari-lari teriak, ‘Maling… maling…’ begitu,” kata Uun dengan raut wajah masih terkejut.
Teriakan itu spontan memicu aksi heroik dari warga sekitar. Tanpa komando, sejumlah warga langsung menyalakan kendaraan mereka dan melakukan pengejaran ke arah larinya terduga pelaku.
Pelaku yang diduga panik karena terus diburu massa, nekat menghamburkan sebagian uang hasil curiannya ke jalanan.
Aksi buang uang hasil kejahatan itu terjadi di perempatan dekat rel kereta api Jungklang hingga memasuki kawasan Jengkok, wilayah Kabupaten Indramayu, dengan tujuan untuk memecah konsentrasi warga yang mengejar.
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa menegaskan bahwa kasus hilangnya uang di dalam mobil saat korban membeli air mineral sekitar pukul 11.00 WIB ini masih dalam penanganan intensif Satreskrim Polresta Cirebon.
Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini berdasarkan bukti-bukti di lapangan dan kesaksian para saksi mata.
“Menyusul laporan tersebut, pihak kepolisian segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP guna mengumpulkan barang bukti,” jelas Kasatreskrim Polresta Cirebon Kompol I Putu Ika Prabawa (kirno)












