SATU ORANG TEWAS TABRAK LARI DI JALAN PILANG CIREBON

CIREBON – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota bergerak cepat menangani insiden kecelakaan yang terjadi di Jalan Pilang Raya, Desa Pilangsari, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan sebuah truk tersebut terjadi pada Jumat (08/05/2026) malam, sekitar pukul 18.45 WIB.

Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi E-4675-DT yang dikendarai oleh AI (25 tahun) dengan berboncengan bersama ES (58 tahun). Keduanya merupakan warga Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

Sementara itu, kendaraan lawan yang diduga merupakan sebuah truk, langsung meninggalkan lokasi kejadian sesaat setelah benturan terjadi.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Hadi Suryanto, S.Tr.K., S.I.K., mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Supardi (47 tahun) dan Rahmat (35 tahun), sepeda motor korban semula melaju dari arah barat menuju timur.

“Motor berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya diduga truk. Namun,  pengendara motor kurang memperhatikan ruang aman saat mendahului, sehingga terjadi serempetan atau benturan samping yang mengakibatkan kedua korban terjatuh ke badan jalan,” ujar AKP Hadi Suryanto.

Nahas, akibat benturan keras tersebut, penumpang sepeda motor berinisial ES meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara, AI, mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi petugas untuk mendapatkan penanganan medis.

Pasca menerima laporan masyarakat, jajaran Satlantas Polres Cirebon Kota segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Petugas fokus pada evakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas di jalur Pantura guna mencegah kemacetan panjang dan kecelakaan susulan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, membenarkan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman intensif untuk mengidentifikasi truk yang terlibat dalam tabrak lari tersebut.

“Kami telah mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Saat ini petugas masih melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi kendaraan yang melarikan diri tersebut,” tegas AKP M. Aris

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga kuat dipicu oleh kurangnya kewaspadaan saat melakukan manuver mendahului di jalur padat.

Pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat untuk ekstra hati-hati, mengingat jalur Pantura didominasi oleh kendaraan besar.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman, dan tidak memaksakan mendahului jika kondisi tidak memungkinkan. Jika masyarakat melihat atau mengalami kejadian darurat, segera hubungi Layanan Polisi 110 agar dapat segera kami tindaklanjuti,” pungkas Kasi Humas.

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Cirebon Kota, sementara kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan ditaksir mencapai Rp500.000 (kirno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *