RSUD WALED MILIKI CATHLAB DIPOSISIKAN SEBAGAI PUSAT PENANGANAN STROKE TERCANGGIH DI CIREBON

CIREBON – RSUD Waled terus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah timur Kabupaten Cirebon.

Melalui dukungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, RSUD Waled berencana melakukan pengadaan fasilitas catheterization laboratory atau Cathlab pada tahun 2026 guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara signifikan.

Langkah strategis ini difokuskan untuk memperkuat penanganan penyakit saraf, terutama kasus kegawatan yang mengancam nyawa seperti stroke.

Dengan hadirnya teknologi ini, RSUD Waled mencatatkan diri sebagai satu-satunya rumah sakit di Kabupaten Cirebon yang mendapatkan bantuan alat canggih tersebut dari Pemerintah Pusat.

Kehadiran Cathlab nantinya akan menunjang tindakan neurointervensi yang membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan minimal invasif.

Hal ini krusial mengingat efektivitas penanganan stroke sangat bergantung pada kecepatan tindakan (golden period).

“Dengan Cathlab, penanganan pasien stroke bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujar Amaludin Jaelani, dokter spesialis neurologi dan neurointervensi di RSUD Waled, Jumat (24/4).

Lebih lanjut, dr. Amaludin menjelaskan bahwa fasilitas ini akan mendukung layanan berbasis teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA).

Metode ini merupakan standar emas untuk pemeriksaan pembuluh darah secara akurat namun tetap minim rasa nyeri bagi pasien.

Mendiagnosis penyempitan pembuluh darah, sumbatan, aneurisma otak, hingga malformasi pembuluh darah (AVM).

Dilakukan secara minimal invasif melalui pembiusan lokal di pangkal paha, diikuti penyisipan kateter kecil menuju otak untuk memberikan gambaran detail pembuluh darah melalui zat kontras.

Sangat direkomendasikan bagi pasien dengan keluhan sakit kepala kronis hingga kelemahan anggota gerak sisi tubuh.

RSUD Waled tidak hanya menyiapkan infrastruktur alat, tetapi juga telah memastikan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten di bidang neurologi intervensi. Upaya ini dilakukan agar layanan yang diberikan tetap terukur dan profesional.

Kabar baiknya, layanan Cathlab dan DSA ini direncanakan akan terintegrasi dengan BPJS Kesehatan. Hal ini memastikan bahwa teknologi medis tingkat tinggi ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa perlu mencemaskan kendala biaya.

Dengan realisasi fasilitas Cathlab pada 2026 mendatang, RSUD Waled optimis dapat bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan unggulan, khususnya dalam penanganan penyakit saraf di wilayah Kabupaten Cirebon dan sekitarnya (kirno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *