LAPAS NARKOTIKA BANDUNG TES URINE DAN RAZIA DI KAMAR TAHANAN 

BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Narkotika Bandung melaksanakan tes urine kepada 50 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan pegawai Lapas secara acak, usai kegiatan ikrar pemasyarakatan dan komitmen zero halinar, Jumat (8/5/2026).

Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Bandung Jelekong Sopiana, menjelaskan kegiatan tes ini sebagai bentuk komitmen Lapas Narkotika Bandung bebas narkoba.

“Usai kegiatan ikrar pemasyarakatan kami menggelar tes urine bagi pegawai dan warga binaan secara acak, Alhamdulillah hasilnya Negatif,” papar Kalapas Sopiana.

Sopiana menambahkan, dalam kegiatan razia yang digelar gabungan bersama TNI dan Polri, dilakukan penggeledahan kamar hunian WBP sebanyak 10 kamar.

“Ada 10 kamar yang digeledah, dari lima blok,”jelasnya.

Kalapas menegaskan, hasil penggeledahan di kamar WBP, bila ditemukan barang terlarang milik penghuni kamar, maka akan kami tindak tegas.

“Jika kedapatan ada barang terlarang seperti handphone atau narkoba, maka penghuni kamar akan ditindak tegas sesuai aturan dalam Lapas,”tegasnya.

Hasil razia gabungan bersama TNI,Polri, Brimob, BNNK dan Kesbangpol menyita sejumlah barang yang dilarang masuk ke kamar hunian WBP.

“Beberapa diantaranya hasil razia barang terlarang, yakni dua unit handphone, sejumlah korek gas,botol parfum, sendok, kabel terminal dan beberapa charger handphone,” terangnya.

Kalapas memastikan, pemberian sanksi bagi pemilik barang yang disita saat razia, akan diberlakukan.

“Kepada WBP yang kedapatan membawa barang terlarang dan kami sita hari ini, akan didata dan diberi sanksi. Untuk barang terlarang akan dimusnahkan,” pungkasnya.

Dengan kegiatan ikrar pemasyarakatan, razia penggeledahan, tes urine serta penyuluhan bahaya narkoba, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung terus memegang komitmen zero halinar.(arif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *