LAPAS BANCEUY AMANKAN DUA PENGUNJUNG SELUNDUPKAN PAKET SABU YANG DISIMPAN DI ANUS

BANDUNG – Aksi penyelundupan barang terlarang ke dalam lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), kembali terjadi di Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung, Senin 4 Mei 2026 petang.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani menjelaskan, dua orang pengunjung pria yang merupakan kerabat dari salah satu warga binaan pemasyarakatan, kedapatan membawa narkoba jenis sabu.

“Jadi penggagalan ini, berawal dari dua orang pengunjung yang merupakan keluarga Warga Binaan atas nama Adit dan Syahrul Ramadan. Adit yang merupakan adik dari Denis (WBP Lapas Banceuy) ini mempunyai hak menjenguk keluarga inti, sedangkan Syahrul ini rekan dari Denis yang membawa narkoba jenis sabu,” jelas Kalapas Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani, Senin (4/5/2026).

Kejadian penggagalan narkoba ini, terjadi pada kunjungan sesi terakhir,pukul 15.00 WIB.

“Kedua pengunjung ini saat masuk dilakukan penggeledahan maksimal di pintu gerbang lapas. Bahkan kami geledah badan, bahkan dilakukan pengecekan melalui Xray, namun tidak ditemukan narkoba. Meski saat masuk di pintu P2U dilakukan penggeledahan ketat dan tidak ditemukan narkoba, petugas tetap memantau gerak gerik dua orang ini saat berada di ruang kunjungan,” jelasnya.

Usai keduanya keluar dari area Lapas, dan warga binaan atas nama Denis kembali ke kamarnya. Petugas pengamanan melakukan penggeledahan terhadap Denis yang disaksikan langsung Kasi Kamtib Lapas Banceuy.

“Saat warga binaan atas nama Denis digeledah petugas regu pengamanan, ditemukan narkoba jenis sabu di pinggang celananya sebanyak 13 paket dengan berat 10, 67 gram. Sabu ini sebelumnya disimpan di anus saudara Syahrul berdasarkan keterangan Denis,” papar Kalapas Banceuy Eris Ramdani didampingi Kasi Kamtib Dia Vriana Syamsuati mewakili KA KPLP Andhika Saputra.

Kalapas menegaskan,dengan penemuan narkoba jenis sabu. Pihaknya langsung melakukan penggeledahan ke kamar warga binaan atas nama Denis dan melakukan pengecekan urine.

“Kami langsung menggeledah Kamar Denis dan melakukan cek urine, dan hasilnya positif menggunakan narkoba,” tegasnya.

Terkait penggagalan penyelundupan narkoba jenis sabu ke dalam Lapas hari ini, Kalapas Banceuy langsung berkoordinasi dengan jajaran Sat Narkoba Polrestabes Bandung guna menyerahkan dua pelaku yang merupakan pengunjung untuk pengungkapan lebih lanjut

“Kami langsung kordinasi dengan Sat Narkoba Polrestabes Bandung, untuk menyerahkan dua pelaku dan barang bukti narkoba jenis sabu,” ‘ terangnya.

Kalapas memastikan, akan memberikan tindakan dan sanksi tegas bagi warga binaan yang terlibat.

“Saya akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan di Lapas. Terkait kejadian hari ini saya mengapresiasi kejelian dan ketajaman dari insting petugas P2U Lapas Banceuy yang terus mencurigai gerak gerik dua pengunjung pria tersebut sejak digeledah hingga diruang kunjungan,”terangnya.

Dengan kejadian penggagalan, Kalapas terus menerus menegaskan komitmennya dalam hal zero Halinar (handphone,pungli dan narkoba) agar tidak ada di Lapas Banceuy.

“Komitmen zero Halinar terus kami junjung tinggi, dengan integritas dan profesionalitas petugas Lapas yang maksimal. Lapas Banceuy akan terus melakukan pencegahan masuknya barang terlarang dalam bentuk apapun, karena ini menjadi tugas dan komitmen kami untuk pemasyarakatan lebih baik,” pungkasnya.

Terpisah Kasi Kamtib Lapas Banceuy Dia Vriana Syamsuati mewakili KA KPLP Andhika Saputra, mengatakan bahwa jajaran regu pengamanan akan melakukan pengetatan dalam setiap sesi kunjungan keluarga.

“Dengan kejadian ini, pengamanan sesi kunjungan keluarga akan diperketat kembali pasca kejadian ini. Untuk sanksi bagi warga binaan yang terlibat, dengan memisahkan warga binaan tersebut ke kamar blok maksimum, untuk pendalaman pihak kepolisian,” jelas Kasi Kamtib.

Dia menegaskan, bahwa dengan adanya penggagalan penyelundupan narkoba ini, menjadi salah satu upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIA Banceuy Bandung dan upaya pencegahan peredaran Narkoba di dalam Lapas (arif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *