BANDUNG – Aksi Unjuk Rasa hari Buruh Internasional yang diperingati setiap tanggal 1 Mei di kota Bandung, berakhir ricuh.
Massa yang merupakan Elemen masyarakat berpakaian hitam-hitam membakar pos polisi yang ada di simpang Jalan Cikapayang-Jalan Tamansari, Kota Bandung, pada Jumat (1/5) malam sekitar pukul 18.00 WIB hingga pukul 18.45 WiB.
Situasi mencekam tersebut, tidak berlangsung lama. Tindakan tegas dilakukan Polisi terhadap massa yang melakukan kericuhan dan mengganggu ketertiban umum.
Pos Polisi yang dibakar massa, terlihat semua bagian pos sudah hangus terbakar. Barang-barang yang ada di dalam pos pun tak tersisa. Di depan pos, terlihat ada petugas pemadam kebakaran yang masih melakukan pendinginan agar api tak lagi menyala.
Pada bagian atas pos polisi tersebut, terlihat pula adanya videotron berukuran besar yang sudah hangus dan tak lagi menyala.
Hingga kini, belum ada keterangan dari polisi ataupun dari Pemkot Bandung mengenai jumlah fasilitas umum yang dirusak dan kerugian materi yang ditimbulkan. Belum diketahui pula ada atau tidaknya korban luka.
“Ini pos polisi yang dibakar,” kata salah seorang anggota polisi yang mendampingi tim pemadam kebakaran Kota Bandung memadamkan api sisa pembakaran oleh massa.
Sebelumnya diberitakan, massa berpakaian hitam tersebut sempat ikut serta dalam demo yang digelar oleh mahasiswa di depan DPRD Jabar dalam rangka memperingati Hari Buruh atau Mau Day.
Usai mahasiswa bubar, mereka beralih ke simpang Jalan Cikapayang-Jalan Tamansari dan membuat kericuhan di sana. Mereka sempat membakar ban kemudian membakar pos polisi.(arif)












