CIREBON – Keheningan pagi di Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, pecah oleh teriakan histeris warga pada Sabtu (2/5/2026).
Niat hati ingin memulai aktivitas di bantaran Sungai Jamblang, seorang warga justru dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang terbujur kaku dalam posisi telungkup di tepian sungai yang keruh.
Jasad tersebut dikonfirmasi sebagai Samiah (39 tahun), seorang warga penyandang disabilitas yang sempat dilaporkan hilang terseret arus sejak Kamis (30/4/2026) lalu.
Peristiwa bermula sekitar pukul 05.30 WIB. Saksi mata, Kartina (43), awalnya hendak menuju aliran sungai untuk buang air besar.
Namun, langkahnya terhenti seketika saat melihat sesosok tubuh di sisi timur sungai. Dalam kondisi gemetar dan dilingkupi rasa takut, ia segera berlari mencari pertolongan.
“Saksi melihat mayat dalam posisi telungkup, kemudian merasa takut dan langsung melapor kepada Ketua RT, Maryudi, serta perangkat desa sebelum diteruskan ke kami,” ujar Kapolsek Depok Polresta Cirebon, AKP Endang Kusnandar.
Proses evakuasi yang dilakukan oleh aparat kepolisian bersama Tim SAR berlangsung cukup emosional. Medan yang licin akibat hujan dan tumpukan lumpur di bantaran sungai menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.
Dengan mengenakan perlengkapan lengkap, tim penyelamat harus berhati-hati memasukkan jenazah ke dalam kantong oranye di tepi sungai yang berarus deras.
Petugas kemudian menandu jenazah melewati jalan setapak sempit di bawah rimbunan pohon bambu untuk dibawa menuju rumah duka.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga kuat terpeleset saat sedang beraktivitas di pinggir sungai. AKP Endang Kusnandar menjelaskan bahwa kecurigaan keluarga bermula dua hari lalu ketika korban tak kunjung pulang ke rumah.
Kamis (30/4/2026). Korban dilaporkan hilang. Warga hanya menemukan pakaian milik korban di pinggir sungai.
Tim SAR dan warga melakukan pencarian intensif selama dua hari.Korban ditemukan sejauh 1,5 kilometer dari titik awal ia diduga terjatuh.
“Keluarga menyebutkan korban memang rutin ke sungai untuk mencuci atau buang air. Kami menduga korban terpeleset, jatuh, dan terseret arus hingga akhirnya ditemukan pagi tadi,” tambah AKP Endang.
Tragedi ini menjadi luka mendalam bagi keluarga, sekaligus alarm keras bagi masyarakat sekitar bantaran Sungai Jamblang. Polsek Depok mengingatkan warga untuk lebih waspada, mengingat aktivitas sehari-hari di sungai—seperti mandi dan mencuci—memiliki risiko keselamatan yang tinggi, terutama saat arus sedang deras.
Kini, Samiah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Meski evakuasi telah usai, rasa ngeri masih membekas di benak warga Kasugengan Kidul atas peristiwa tragis yang mewarnai fajar di awal bulan Mei tersebut (kirno)












