SUBANG – Kondisi jembatan dua Cijoged yang berlokasi di Desa Lengkong, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, saat ini dilaporkan nyaris ambruk.
kerusakan konstruksi yang parah membuat jembatan tersebut tidak lagi mampu menahan beban kendaraan yang melintas.
kerusakan paling mencolok berada di bagian tengah jembatan, dengan area yang ambles mencapai dua hingga tiga meter persegi.
sebagai langkah antisipasi kecelakaan, jajaran Polres Subang melalui Polsek Cipeundeuy telah mengambil tindakan dengan menutup sementara jalur dari arah barat menuju timur.saat ini, arus kendaraan dialihkan ke jembatan alternatif yang berada tepat di samping lokasi utama.
petugas kepolisian juga telah memasang rambu-rambu lalu lintas di sekitar area untuk mengatur kelancaran kendaraan yang melintas.
Kapolsek Cipeundeuy, Kompol Kustiawan, menegaskan bahwa pengalihan arus ini mutlak dilakukan demi keselamatan para pengguna jalan.
“kami dari pihak kepolisian melakukan upaya penutupan arus lalu lintas yang melintas di jembatan dua cijoged yang rusak. arus lalin dialihkan ke jembatan yang ada di sampingnya,” ujar Kustiawan pada minggu (10/5/2026)
.diketahui, kerusakan pada jembatan ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. namun, upaya perbaikan sebelumnya hanya bersifat sementara dengan menutup lubang menggunakan pelat baja. hal tersebut justru membuat kerusakan kian meluas ke bagian badan jalan lainnya.
Kepala Desa Lengkong, Ade Nana Suryana, menyatakan bahwa pihak desa sudah melaporkan kondisi darurat ini kepada instansi terkait. ia berharap proses perbaikan permanen bisa segera dilaksanakan agar mobilitas warga tidak terganggu.
Meskipun, kendaraan masih bisa lewat melalui jalur alternatif, terjadi penyempitan jalur yang memicu perlambatan arus. mengingat jembatan ini berada di jalur provinsi yang padat oleh kendaraan besar dan kecil, potensi kemacetan panjang menjadi perhatian serius bagi petugas di lapangan (agus)












