HAIR DRYER LUPA DIMATIKAN, SEBUAH RUMAH DI GUNUNG JATI CIREBON HANGUS TERBAKAR

CIREBON – Kelalaian dalam penggunaan alat elektronik kembali memicu insiden kebakaran. Sebuah rumah tinggal di Blok Jati, Desa Kalisapu, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, dilaporkan terbakar pada Selasa siang (5/5/2026).

Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi (Damkar) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, menjelaskan ,insiden tersebut.

Menurutnya, laporan diterima oleh Sektor Gunungjati pada pukul 11.25 WIB dari seorang warga bernama Mohammad Daffa Rabani Sidik.

Peristiwa bermula sekitar pukul 11.20 WIB. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, Mohammad Sidik Maulana, kebakaran diduga kuat dipicu oleh sebuah alat pengering rambut (hairdryer) yang ditinggalkan dalam keadaan menyala di atas kasur springbed.

“Pemilik rumah meninggalkan hairdryer menyala di atas kasur. Saat kembali ke kamar, api sudah membakar kasur dan dengan cepat merembet ke lemari, perabotan, hingga ke bagian plafon rumah,” ujar Eno Sujana.

Sebelum menghubungi petugas, pemilik sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api terus membesar hingga akhirnya meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran.

Merespons laporan tersebut, armada dari Sektor Gunungjati langsung meluncur hanya dalam waktu satu menit. Tiba di lokasi pada pukul 11.30 WIB, petugas langsung menggelar selang dan melakukan lokalisir api agar tidak merembet ke area bangunan yang lebih luas.

Api berhasil dikendalikan pada pukul 11.38 WIB.Proses pendinginan dan pengecekan lokasi secara menyeluruh selesai pada pukul 12.08 WIB

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (nihil), kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30.000.000. Beberapa barang berharga dilaporkan hangus terbakar, di antaranya.Kasur Springbed, televisi (TV) dan Kulkas, 3 unit Handphone,Lemari baju beserta isinya.

Berkat kesigapan petugas dan bantuan unsur terkait Polsek Gunungjati, Koramil, serta perangkat desa), area seluas 483 m² dari total bangunan 495 m² berhasil diselamatkan.

Pihak Damkar Kabupaten Cirebon kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan seluruh peralatan elektronik dalam keadaan mati sebelum ditinggalkan, guna mencegah terjadinya hubungan arus pendek atau pemicu kebakaran lainnya (kirno)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *