POLRESTA BANDUNG AMANKAN DUA PELAKU PENGEROYOKAN BERSENJATA TAJAM DI CILEUNYI 

BANDUNG – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung melalui Polsek Cileunyi berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan yang disertai penggunaan senjata tajam, yang sebelumnya sempat viral dan menjadi perhatian masyarakat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa ‎peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 26 April 2026 di Jalan Raya Cileunyi, Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kejadian ini menimbulkan keresahan warga setelah rekaman insiden tersebut tersebar luas di media sosial.

‎Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/18/IV/2026/SPKT/Polsek Cileunyi/Polresta Bandung/Polda Jabar tanggal 27 April 2026, petugas melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan para terduga pelaku.

‎“anggota Unit Reskrim Polsek Cileunyi berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku, yakni IS dan FP. Keduanya kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya, Senin (4/5/2026)

‎Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit kendaraan mobil siaga desa serta satu bilah senjata tajam jenis golok yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

‎Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap para saksi serta terduga pelaku guna melengkapi alat bukti. Selain itu, proses administrasi penyidikan terus berjalan, termasuk rencana gelar perkara untuk menentukan status hukum para pelaku.

‎Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya, serta mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian.

‎“Perkembangan kasus ini akan terus kami sampaikan. Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya.(arif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *