CIREBON – Keceriaan bermain air di sore hari berubah menjadi duka mendalam bagi warga RW 02 Mandalangan, Kelurahan Kesepuhan.
Seorang bocah laki-laki bernama Afandi Akbar (11 tahun) dilaporkan hilang terseret arus saat sedang bermain bersama teman-temannya di aliran Sungai Kriyan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Senin (4/5/2026) sore.
Hingga malam ini, tim gabungan masih berjibaku menyisir aliran sungai yang gelap demi menemukan keberadaan korban.
Insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Berdasarkan keterangan Lurah Kesepuhan, Paramayudha Kuswara, peristiwa bermula saat korban bersama beberapa rekannya melakukan aktivitas “cebur-ceburan” atau bermain air di sekitar Jembatan Kesunean.
Arus sungai yang tidak terduga membuat dua orang anak sempat hanyut terbawa aliran.
Beruntung, satu orang berhasil diselamatkan oleh warga, namun Afandi tidak sempat tertolong dan menghilang di balik arus sungai yang deras.
“Laporan masuk dari Pak RW 02 Mandalangan, ada anak warganya yang sedang bermain air di sini. Informasinya ada tiga atau empat anak. Dua orang hanyut, satu selamat, dan satu lagi atas nama Afandi masih dalam pencarian,” ujar Paramayudha saat ditemui di lokasi kejadian.
Laporan darurat diterima pihak berwenang pada pukul 17.05 WIB. Tak lama berselang, personel gabungan dari BPBD Kota Cirebon, Kepolisian, dan relawan kemanusiaan langsung diterjunkan ke titik nol kejadian.
Pantauan di lokasi saat memasuki waktu Magrib menunjukkan suasana mencekam. Petugas terpaksa bekerja ekstra keras karena kondisi pencahayaan yang minim. Berikut upaya yang tengah dilakukan.
Personel mulai menurunkan perahu karet untuk menyisir area yang sulit dijangkau dari darat. Penggunaan lampu sorot (lighting) dikerahkan untuk memantau permukaan air di tengah kegelapan.
Petugas lainnya berjaga di sepanjang bantaran sungai sambil terus berkoordinasi menggunakan alat komunikasi.
Tim SAR gabungan berencana memperluas radius pencarian hingga ke arah hilir dan area muara sungai. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus lebih jauh menuju laut.
Di sepanjang bantaran Sungai Kriyan, warga sekitar masih berkumpul dan berharap Afandi dapat segera ditemukan. Petugas pun mengimbau agar warga tetap tenang dan tidak menghalangi jalur evakuasi agar proses pencarian dapat berjalan maksimal.
Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR masih terus berlangsung di bawah koordinasi BPBD Kota Cirebon (kirno)












