INDRAMAYU – Suasana di Pengadilan Negeri (PN) Indramayu mendadak mencekam pada Rabu (6/5/2026) sore.
Sidang lanjutan kasus pembunuhan tragis satu keluarga di Kelurahan Paoman, Indramayu, kembali diwarnai aksi protes keras dan teriakan histeris dari keluarga korban.
Awalnya, persidangan dengan terdakwa Ririn berjalan cukup kondusif. Agenda sidang keterangan saksi ahli forensik.
Namun, ketenangan tersebut hanya bertahan hingga Majelis Hakim mengetuk palu tanda berakhirnya persidangan.
Begitu Majelis Hakim yang diketuai Wimmy Simarmata SH MH menutup sidang dan terdakwa Ririn beranjak meninggalkan ruangan, keluarga korban yang hadir di kursi pengunjung langsung berdiri dan meluapkan emosinya.
Mereka meneriaki Ririn dan Toni RM selalu kuasa hukum terdakwa, saat petugas keamanan berusaha membawanya keluar dari ruang sidang.
”Pembunuh! Pembunuh harus mati!” teriak salah satu kerabat korban di tengah riuhnya suasana ruang sidang.
”Toni! kamu membela yang enggak benar!. Kemana otak kamu Toni!”.
”Semuanya salah! Polisi Salah! Jaksa Salah! Gak pake otak kamu ini,”
Sebelumnya sempat terjadi keributan yang sama pada saat sidang terdakwa Priyo.
Agenda persidangan dilanjutkan pada Rabu (13/5/2026) dengan agenda pembuktian terdakwa Ririn (demush)












